Rectangle Love :
Part 1A
Author :
Cast :
Oh Se Hun
Jessica Jung
Krystal Jung
Kim Jongin
Main Cast : Other EXO member, Mrs. Jung (Krystal and
Jessica mom), Kim Yu Ra (Jongin’s Noona), Kang Jo Gyeol ( Kang SAM+ Jo ahjussi)
and other
Genre : Friendship,
romance, family, sad
P.S : Warning typo!
Keterangan : Disini
ceritanya Sica sama Krystal kembar yaaa’-‘)b tapi, tetep Sica yang lebih tua.
***************************
“Perjalinan sahabat
akan terbentuk, cepat atau lambat. Tak pernah tau arah persahabatan ini.
Cintakah? Aku akan menunggu sampai akhirnya.”-Krystal
Author POV
Hari ini Seoul English
School kedatangan dua murid baru. Dua orang yang mempunyai hubungan dekat.
Mereka adalah saudara kembar. Murid baru itu adalah Jessica Jung dan saudari
kembarnya Krystal Jung. Mereka berasal dari Amerika. Jessica adalah gadis
cantik berambut blonde seperti Barbie, manis, cerdas, baik, dan… SENSITIF!.
Sedangkan, saudari kembarnya, Krystal berambut coklat, tinggi, cantik, dan...
KASAR!. Namun, walaupun mereka berbeda mereka jarang sekali bertengkar. Mereka,
saling menerima dan menghargai kelebihan dan kekurangan masing-masing.
*******************************
“Unnie ya palli! Aku tidak mau kita telat di hari
pertama sekolah”
Krystal berteriak dari lantai bawah.
“Ne ne, arra arra chankkaman, bersabarlah”
Jessica pun menuruni tangga.
“I’m ready”
Jessica mengedipkan sebelah matanya kearah Krystal
“Palli unnie”
Krystal menggandeng tangan Jessica. Mereka pun
memasuki mobil.
***********************************
“Tumben sekali kau mengajakku, biasanya kau akan
menyuruhku berangkat naik mobil sendiri” kata Sica
“Tak apa-apa, lagipula kurasa supir barumu akan
telat hari ini” jawab Krystal.
“New Driver?
Why? Is Sanwoo stop?” tanya Sica.
“ Kurasa begitu, mungkin akan mulai bekerja besok”
“Oh, good. I can’t always be in your car sist”
“Haha, why? It’s nice”
“I don’t know. But truly, all things in your car are
pink. Doesn’t it like something weird?”
“Well, just enjoy it sist. All things in your car is
Barbie and Hello Kitty. Does it same?”
Sica hanya tertawa pelan.
********************************************
Mereka pun sampai di sekolah baru mereka.
“Sica, kau urus surat di kantor administrasi arra?
Aku akan ke ruang kepala sekolah untuk mengambil beberapa buku dan jadwal
aktivitas sekolah” kata Krstal.
“Arra, setelah selesai bertemu di.. hmm.. di.. nah di situ di taman
itu”
“ne!” Krystal mengangguk.
Mereka pun meninggalkan
lapangan parkir dan menuju ke tempat yang sudah direncanakan.
Krystal
berjalan menyusuri koridor, mencoba mencari letak ruangan kepala sekolah. Saat
ia menyusuri koridor, seorang namja menyapanya.
“Annyeong” sapa namja itu
“Heuh.. Ye, annyeong” balas krystal
“Murid baru? Cari kantor kepala sekolah?” tanya
namja itu.
“Ye”
“Oh, iya Choneun Oh Se Hun imnida, nuguseyo?” tanya
sehun lagi.
“Choneun Krystal Jung” Jawab Krystal
“Yeppeo, mau kubantu?”
“Boleh, gomawo sebelumnya”
“Ne”
Hati Krystal berdegup kencang melihat perilaku namja
yang baru ia kenal ini.
‘Namja
yang baik’ batin Krystal.
“Nah, ini dia ruangannya” Sehun menunjuk ruangan
berpintu coklat.
“Temani, aku tak berani”
“Ne, kajja” Sehun membukakan pintu.
“Gomapta”
“Kang SAM ( atau kepanjangannya Seongsangnim)
Annyeong haseyo” Sehun membungkuk kearah Kang SAM.
“Ye ye ye, wae Sehun? Sesuatu terjadi di kelas?”
tanya Kang SAM
“Annio SAM, hanya saja aku ingin mengantarkan
seseorang”
“Nugu?”
“Annyeong Haseyo Seongsangnim” Krystal tiba-tiba
muncul(?) dari belakang Sehun.
“Aigoo yeppeoda, nuguseyo?”
“Choneun Krystal Jung, SAM”
“Krystal Jung? Jung Soo Min……” kalimat Kang SAM
terpotong oleh ucapan Krystal
“Ne, seongsangnim, aku anak Jung Soo Min”
“Aigoo, lama tidak bertemu SooJung-sshi”
“Eh?”
Krystal dan Sehun menjadi bingung
“Lupa eoh? Nan Kang Jo Gyeol, ingat?” Kang SAM
mengingatkan
“Ne arra arra, Jo ahjussi jal jinaeyo?” Krystal
langsung membungkuk kearah Kang SAM.
“Jal Jinae, kau murid barukan? Mau ambil buku dan
jadwal aktivitas?”
“Ne ahjuss oops.. SAM I mean”
“Kembaranmu juga disini?”
“Ye, dia sedang mengurus surat-surat di Administrasi”
“Oh, ne. Chankkaman, Seol Mi ambilkan buku diatas
meja” Kang SAM memberi perintah pada asistennya.
“Ini SAM, ada lagi?”
“ne, the schedule, please” ujar Kang SAM dengan
Bahasa Inggris
“This SAM, need something again?” Seol Mi balas
dengan Bahasa Inggris sambil menyerahkan beberapa lembar kertas HVS.
“No, Thanks” Kang SAM mengambil lembar-lembar kertas
tersebut.
“Nah, ini buku-bukunya dan jadwal aktivitas. Disini
kita akan memakai Bahasa Inggris setiap hari senin, rabu, dan jum’at. Itu tidak
wajib, tapi harus tetap dijalankan walau hanya 1-2 kata saja” Kang SAM memberi
beberapa panduan. “Seragammu dan Soo Yeon maksudku, Jessica ada di loker Siswi,
Sehun bantu Soojung ekhm Krystal keliling sekolah ya, tapi ketika bel masuk
langsung kembali kekelas.” lanjutnya.
“Ne, SAM” ujar Krystal dan Sehun bersamaan.
“Sehun, temani aku ke taman, ne?”
“ne”
*Sementara itu*
Seorang yeoja menyusuri lorong sekolah, ia masih
mencari ruang administrasi. Jessica. Setelah cukup lama, ia menemukan ruangan
administrasi. Ia mengurus beberapa surat pindah, data siswa, dan lainnya.
Setelah itu ia keluar dari ruangan itu. Ia menghela napas panjang. Tiba-tiba……
DARRRRR!!!!
Seorang namja mengagetinya dari belakang.
“HAH!” Jessica berteriak kaget.
“Annyeong, welcome to Seoul English School. Have fun
here” namja itu tersenyum manis.
“Hh.. Annyeong. Thanks… Tapi, kau mengagetkan aku”
“Hehe, mian. Oh, choneun Kim Jong In imnida. Panggil
aku kkamjong”
“Kkamjong? What’s that mean?” Sica heran.
“Kkamjong, kkaman jongin, black jongin. Understand??
Because I’m the sexiest black skin hahaha”
“Uh, Ne, choneun Jessica Jung imnida, bisa panggil
aku Jessie atau Sica”
“Sica, aku lebih suka Sica, terdengar polite dan
sweet” Jongin menggombal.
“Heuh… terserah apa katamu kkamjong” Sica
meremehkan.
“Oh, dan kau tau Sica kau adalah satu-satunya yeoja
yang beruntung-tentu saja selain umma dan noona ku-yang bisa memanggilku
kkamjong” Jongin merangkul pundak Sica.
“Jinjja? Kau… heuh gojimal…” Sica menghela napas.
“Anni, aku serius” Jongin memasang wajah seriusnya.
“Sudah jangan begitu, kau terlihat jelek kkamjong-ah”
“Baiklah”
“Kkamjong, temani aku ke taman ya, aku ada janji
dengan adikku”
“Ne, chingu”
-Taman-
Sica dan Jongin sudah sampai di taman.
“Yah, Krystal eodiseo?” Sica mencari-cari keberadaan
Krystal.
“Mungkin, dia belum sampai” kata Jongin.
“heuh, memang sudah kuduga” Sica merogoh sakunya dan
mengeluarkan iPhone-nya.
“Ya! Jung Soo Jung eodiga?” Sica sedikit berteriak
“Haish,
kau bahkan tak menyapaku. Unnie, mian aku harus menyerahkan Data Siswa Baru ke
kantor kesiswaan” Kata Krystal dari sebrang telephone
“Jeongmal? neo gojimal aniya?(kau tidak
berbohongkan)”
“Unnie,
you didn’t believe me?”
“arra, arra I believe you. Palli ne”
“Ne
unn”
Flip.. sica menutup telponnya
“Untung saja dia kembaranku, kalau bukan”
“Sudahlah lebih baik kita tunggu saja” Jongin
mengajak Sica duduk di kursi panjang berwarna putih.
*beberapa saat kemudian*
“Unnie!!” panggil Krystal dari kejauhan.
“Krystal!”
“Sudah lama menunggu?” tanya Krystal.
“I have been here in 15 minutes, it’s okay”
“Seriously?! Heung.. totally sorry sis”
“I said it’s okay Soojung” sica tertawa pelan.
“Hahaha okay Sooyeon” Krystal ikut tertawa.
“annyeong”sapa Krystal pada jongin, yang baru saja
menyadari keberadaan Jongin.
“Annyeong” balas Jongin.
“Nuguseyo?”
“Choneun Kim Jong In imnida, kau bisa panggil aku
kkamjong. Kau orang yang pertama memanggilku kkamjong di sekolah ini
Krystal-sshi’ jongin memperkenalkan dirinya.
“Jinjja?!” Krystal terkejut.
Mendadak Sica tertawa , bagaimana tidak. Jongin
mengatakan hal yang sama padanya di koridor tadi.
“Hhh, Gojimal kkamjong-ah” Sica menepuk bahu Jongin.
“Jangan semudah itu percaya padanya, dear. Dia itu tukang modus” Sica merangkul
bahu Krystal.
“Arraseo Arraseo” Krystal mulai tertawa.
“Nan, gojimal anniya” Jongin setengah berteriak.
Namun, Krystal dan Sica malah pergi meninggalkannya.
“Lalala.. Gojimal gojimal” Krystal dan Sica
bersenandung bersamaan.
“Tunggu” seorang namja memanggil mereka dari
belakang.
“Sehun?!” Krystal kaget.
“nugu?” Sica bertanya pada Krystal.
“Oh Sehun teman baruku”
“oh” Sica hanya ber-oh.
“Eodiga?” Sehun bertanya pada Krystal.
“Kan, aku sudah bilang untuk menungguku di kelas”
Krystal menghela nafas.
“jeongmal? Aku lupa mian” Sehun tersenyum.
“Gwenchana, ayo ke kelas.”
Baru saja mereka ingin melangkah.
“Krystal ya! Sica ya!” seseorang lagi-lagi memanggil
mereka,
“Nah, tukang modus datang” Sica tertawa pelan.
“Ya! Kah..lianhh..tegahh.. sekalihh” jongin ngos-ngosan.
“Mian Kkamjong aku tak bermaksud, Sica unnie
menarikku” Krystal membela dirinya.
“Arra arra,n neo unnie michyeoseo eoh??” Jongin
mengejek Sica.
“Mwoya?! Kita baru kenal dan kau bilang aku gila?
Heuh yang benar saja” Sica mengelak.
“Kkamjong-ah kau menggoda murid baru? Lagi?” tegur
Sehun.
“Oh, sehunnie. Kau disini eoh?” Jogin mencoba
mengalihkan pembicaraan.
“Jonginnie, kau tak boleh begitu arraseo!” Sehun
menggetok(?) kepala Jongin.
“Kyaa Sehunie, appo!. Ne ne arraseo arraseo” Jongin
mengusap kepalanya yang sakit.
“Kajja, kita kekelas” ajak Sica
“Chankkan, kalian di kelas X IPA 1?” tanya jongin.
“ne wae?” kata Krystal.
“Oke sip. Kita berempat sekelas!” Sorak Jongin.
“aku tau” seru krystal dan sica dengan polos.
“aku juga tau” seru sehun. Kemudian mereka bertiga
meninggalkan Jongin.
“Apa ini, mengecewakan sekali”Jongin menghela nafas
panjang.
“hei hei.. mana mereka? Aku ditinggal lagi? YA!
EODIGA!!! TUNGGUUU WAIT FOR MEEE”
Sehun, Krystal, dan Jessica tertawa puas
-TBC-
Stop
disini dulu ya Chingudeul. Makasih yang udah mau nyempetin waktunya buat baca.
Panjang ya? Iya nih author lagi nafsu(?) buat FF panjang-panjang.
Don’t
forget RCL
Tidak ada komentar:
Posting Komentar